Sabtu, 14 Juli 2012

SUATU SAAT NANTI




          Hallo namaku Isabella nirmala, panggil aku bella. Duduk di bangku kelas 3 smp ini adalah masa-masa yang indah sekalipun berat untuk menjalaninya, ketika kamu mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian nasional dan mengenal Masa- masa dimana seorang gadis smp yang mulai beranjak dewasa yaitu mengenal apa arti cinta,apa itu cinta,dan apa rasa cinta itu sendiri. Dan mencari jati diri kita. Memiliki banyak teman adalah hal yang paling berharga
         Bagiku  rasanya itu seperti kopi kadang manis dan sulit untuk dilupakan kadang terlalu pahit untuk menerima kenyataan ,itulah cinta. Aku adalah orang yang cukup lama menanti cinta mungkin bagimu aku adalah orang bodoh yang menunnggu hal- hal semu, yang mungkin belum sama sekali akan terwujud. Aku ini adalah pemimpi, memimpikan akan menjadi seseorang yang berhaga di dalam hidup seorang cowok tenar dan kaya di sekolah namanya aldo.
      Mungkin khayalan ku ini terlalu tinggi dan sangat sulit dicapai,karna dia telah memiliki seseorang yang berharga di hidupnya yaitu chika. Menerima kenyataan itu memang sulit, seperti yang kurasakan, aku gatau apa yang harus kulakukan, termenung diam di sudut kamarku dan hanya bisa menangis. aku tahu air mata yang menetes ini adalah sia-sia, apa dia tahu?apa dia merasakan apa yang kurasakan saat ini? Jawabanya singkat TIDAK , apa gunanya sekarang mencintai seseorang yang gak pernah tau apa yang ku rasakan, cinta ku ini memang mungkin cinta yang tak akan pernah terbalas.tapi  beruntung nya aku punya sahabat yang bisa mengerti dan bisa menghibur disaat duka menghadang, mereka berkata untuk menghilangkan perasaan ku terhadap aldo , terlalu sakit dan terlalu sulit bagiku. Hati ini udah terlanjur mencintai orang yang salah,tapi dilain sisi aku masih berkata bahwa aku kuat,aku masih bisa, dan aku harus bangkit aku pasti bisa melupakan dan menghilangkan rasa ini.
        Aku mencoba untuk bangkit meski sulit, berjalan diatas kesedihan. Mencoba menerima ke nyataan ini dan mencoba untuk tidak memiliki perasaan itu lagi. Membaca novel,mendengarkan lagu dan bahkan cerita2 yang menjengkelkan kulakukan agar aku lupa,tetapi disetiap aku berhenti dan tidak melakukan apapun aku termenung memikirkan dia, sulit bagiku untuk benar-benar menghapus rasa ini.
         Hari valentine tiba, kasih sayang bertebar dimana-mana dari sahabat,dan orang tua.walaupun aku tidak mendapatkan orang yang ku damba. Suatu saat disaat pulang sekolah aku mendapat kabar bahwa chika mendapatkan setangkai mawar merah dan coklat yang banyak, tak kusangka itu dari pacarnya, sekarang aku Cuma bisa mengelus-elus dada dan menerima kenyataan bahwa mereka memang benar benar telah jadian, kesedihan itu datang lagi ketika mendengar kabar itu. ternyata memang aku belum benar benar bisa melupakan nya,dalam hatiku aku hanya bisa berkata’apa yang harus kulakukan Tuhan,mengapa engkau memberikan cobaan seberat ini bagiku’. Mulai hal inilah aku benar-benar bisa untuk melupakanya,menjalani hari tanpa kesedihan lagi.
        Sekarang bagiku kesedihan itu udah gak ada, aku berhasil mengobati luka yang telah tergores dihatiku. Bagiku yang terpenting adalah sekarang bagaimana caranya aku bisa lulus dan mendapatkan NEM yang kuinginkan dan bisa membahagiakan kedua orang tua ku. Cinta sekarang telah hilang karna semua telah terfokuskan dengan yang namanya persiapan ujian. Tibalah hari dimana ujian nasional itu berlangsung aku yakin dengan usaha keras ku selama ini dan juga bantuan dari Tuhan aku pasti bisa menyelesaikan ini.Hari demi hari tak terasa ujian nasional ini telah selesai, lega rasanya, Sekarang aku bisa menikmati hari ku seperti biasanya lagi.
      MEI !! bulan dimana dia ulang tahun, sebenernya aku bingung apa aku harus mengucapkan selamat ulang tahun atau tidak, gak tahu kenapa di malam menjelang hari ulang tahunnya aku sedih mengingat dulu kita sering bercanda, belajar bareng dan melakukan hal-hal yang konyol,  disinilah perasaanku kembali lagi, sedih mengingatnya disaat itu aku hanya bisa berdoa “Tuhan jika ini jalanMU aku akan mencoba nya lagi tetapi jangan biarkan aku untuk jatuh berulang ulang” di doa pun aku juga mengucapkan selamat ulang tahun, berharap tuhan bakal menyampaikan doa-doa itu kepada dia. Pagi hari aku mecoba chat dan berharap semoga ini dibales . beberapa lama menunggu akhirnya dibales dan betapa senangnya perasaan ku disitu,karna gak Cuma ngucapin happy birthday melainkan kita ngobrol banyak. Aku tahu apa yang kulakukan ini salah karna ini sudah terlambat kemungkinan aku bakal jatuh lebih dalam ke lubang yang sama lagi nanti. 
      Aku berharap aku gak bakal jatuh ke lubang yang sama lagi nanti, karna sudah cukup menderita dimana mencintai seseorang dan tidak pernah terbalas, aku tahu suatu saat nanti aku akan berpisah sama aldo dimana kita udah gak satu sekolah lagi ,dan aku percaya disitu aku bakal terjatuh dan susah untuk menerima kenyataan itu, dan mungkin itu akan menunggu waktu saja. Waktu bakal ngejawab semua ini , ada saat dimana nanti aku harus bener bener serius untuk melupakannya dan benar benar ngelepas dia untuk pergi..
    Sekarang selama libur adalah cara terbaik untuk perlahan-lahan melupakannya aku tau aku gak bakal berhasil tapi gak ada salahnya untuk mencoba ,tetapi melupakannya memang gak segampang itu ada banyak godaan dan rintangan yang harus dilewati. Suatu saat aku melihat mereka jalan berdua untuk merayakan anniversary mereka, seandainya bukan chika yang disana melainkan aku,aku menangisi kebodohan ku itu ,aku ingin seperti chika menurutku dia adalah orang yang beruntung bisa mendapatkan seseorang yang takut akan kehilangan dia,peduli sama dia dan orang yang rela berkorban hanya untuk chika. Aku sering berandai-andai jika aku berada di posisi chika aku gak akan pernah untuk biarin dia pergi sejauh apapun walaupun kita beda sekolah,tapi khayalan tetaplah sebuah khayalan,aku bukanlah Cinderella,snow white ataupun sleeping beauty, Aku hanyalah manusia biasa yang harus menerima kenyataan dan bukan menuggu pangeran ku datang melainkan akulah yang mencari dia, di dunia nyata mereka terlalu malas untuk pergi, tidak seperti pangeran di dalam dongeng-dongeng tersebut.
    Tiba dimana hari kelulusan itu datang , seneng bangga dan sedih . akhirnya lulus 100% .aku senang juga karna aku bisa mendapatkan NEM yang kuinginkan.  Tapi sedih mengingat  tentang pelepasan itu,aku takut bahwa ku susah untuk menerima kenyataan itu. Tetapi apapun yang terjadi nanti, itulah hal yang terbaik buat ku.
    Hari memang selalu berganti dengan cepat, disinilah kita menikmati acara pelepasan itu tangis sedih dan bahagia menetes begitu saja, sedih melihat bahwa kita akan berpisah satu sama lain, karna beda sekolah dan aku akan memulai semuanya baru lagi di SMA nanti, disinilah aku benar-benar sedih semua orang berfoto dan mungkin mereka juga mengincar foto sama orang yang mereka suka, tetapi berbeda dengan ku malu,takut ,sedih bercampur jadi satu. untuk mendapatkan foto bersamanya aja aku gak bisa ,apalagi aku mau mendapatkan sesuatu yang lebih yaitu hatinya. Aku benar benar tidak mendapatkan satupun foto bersamanya. satu hal yang perlu aku koreksi lagi aku tahu Tuhan pasti udah ngerencanain apayang bakal terjadi saat ini, tapi kenapa harus aku dari sekian banyak orang disini.
     Setiap tetes air mata jatuh begitu saja mengaliri pipi ku,semuannya telah berakhir. Masa-masa SMP sudah diakhiri, begitu pun dengan cerita cinta ini, semuanya telah berakhir. walaupun sampai saat ini aku belum bisa melupakannya karena begitu dalam lubang dihatiku yang telah dibuatnya,dan perlu waktu yang cukup sampai aku bisa melupakannya, tapi aku akan berusaha. Mungkin sekarang memang belum waktu nya bagi kita, tapi “suatu saat nanti” bila kau dan aku ditakdirkan untuk bersama, aku percaya kita akan bertemu lagi. tapi jika dia bukan jodohku, aku yakin Tuhan telah mempersiapkan yang terbaik disana,. Tapi, salahkah aku bila ku masih berharap kepadamu?




                                                                                                                  Isabella nirmala~