Hallo namaku Isabella nirmala,
panggil aku bella. Duduk di bangku kelas 3 smp ini adalah masa-masa yang indah
sekalipun berat untuk menjalaninya, ketika kamu mempersiapkan diri untuk
menghadapi ujian nasional dan mengenal Masa- masa dimana seorang gadis smp yang
mulai beranjak dewasa yaitu mengenal apa arti cinta,apa itu cinta,dan apa rasa
cinta itu sendiri. Dan mencari jati diri kita. Memiliki banyak teman adalah hal
yang paling berharga
Bagiku
rasanya itu seperti kopi kadang manis dan sulit untuk dilupakan kadang
terlalu pahit untuk menerima kenyataan ,itulah cinta. Aku adalah orang yang
cukup lama menanti cinta mungkin bagimu aku adalah orang bodoh yang menunnggu
hal- hal semu, yang mungkin belum sama sekali akan terwujud. Aku ini adalah
pemimpi, memimpikan akan menjadi seseorang yang berhaga di dalam hidup seorang
cowok tenar dan kaya di sekolah namanya aldo.
Mungkin khayalan ku ini terlalu tinggi
dan sangat sulit dicapai,karna dia telah memiliki seseorang yang berharga di
hidupnya yaitu chika. Menerima kenyataan itu memang sulit, seperti yang
kurasakan, aku gatau apa yang harus kulakukan, termenung diam di sudut kamarku
dan hanya bisa menangis. aku tahu air mata yang menetes ini adalah sia-sia, apa
dia tahu?apa dia merasakan apa yang kurasakan saat ini? Jawabanya singkat TIDAK
, apa gunanya sekarang mencintai seseorang yang gak pernah tau apa yang ku
rasakan, cinta ku ini memang mungkin cinta yang tak akan pernah terbalas.tapi beruntung nya aku punya sahabat yang bisa
mengerti dan bisa menghibur disaat duka menghadang, mereka berkata untuk
menghilangkan perasaan ku terhadap aldo , terlalu sakit dan terlalu sulit
bagiku. Hati ini udah terlanjur mencintai orang yang salah,tapi dilain sisi aku
masih berkata bahwa aku kuat,aku masih bisa, dan aku harus bangkit aku pasti
bisa melupakan dan menghilangkan rasa ini.
Aku mencoba untuk bangkit meski sulit,
berjalan diatas kesedihan. Mencoba menerima ke nyataan ini dan mencoba untuk
tidak memiliki perasaan itu lagi. Membaca novel,mendengarkan lagu dan bahkan
cerita2 yang menjengkelkan kulakukan agar aku lupa,tetapi disetiap aku berhenti
dan tidak melakukan apapun aku termenung memikirkan dia, sulit bagiku untuk
benar-benar menghapus rasa ini.
Hari valentine tiba, kasih sayang
bertebar dimana-mana dari sahabat,dan orang tua.walaupun aku tidak mendapatkan
orang yang ku damba. Suatu saat disaat pulang sekolah aku mendapat kabar bahwa
chika mendapatkan setangkai mawar merah dan coklat yang banyak, tak kusangka itu
dari pacarnya, sekarang aku Cuma bisa mengelus-elus dada dan menerima kenyataan
bahwa mereka memang benar benar telah jadian, kesedihan itu datang lagi ketika
mendengar kabar itu. ternyata memang aku belum benar benar bisa melupakan
nya,dalam hatiku aku hanya bisa berkata’apa yang harus kulakukan Tuhan,mengapa
engkau memberikan cobaan seberat ini bagiku’. Mulai hal inilah aku benar-benar
bisa untuk melupakanya,menjalani hari tanpa kesedihan lagi.
Sekarang bagiku kesedihan itu udah gak
ada, aku berhasil mengobati luka yang telah tergores dihatiku. Bagiku yang
terpenting adalah sekarang bagaimana caranya aku bisa lulus dan mendapatkan NEM
yang kuinginkan dan bisa membahagiakan kedua orang tua ku. Cinta sekarang telah
hilang karna semua telah terfokuskan dengan yang namanya persiapan ujian.
Tibalah hari dimana ujian nasional itu berlangsung aku yakin dengan usaha keras
ku selama ini dan juga bantuan dari Tuhan aku pasti bisa menyelesaikan ini.Hari
demi hari tak terasa ujian nasional ini telah selesai, lega rasanya, Sekarang
aku bisa menikmati hari ku seperti biasanya lagi.
MEI !! bulan dimana dia ulang tahun,
sebenernya aku bingung apa aku harus mengucapkan selamat ulang tahun atau
tidak, gak tahu kenapa di malam menjelang hari ulang tahunnya aku sedih
mengingat dulu kita sering bercanda, belajar bareng dan melakukan hal-hal yang konyol, disinilah perasaanku kembali lagi, sedih
mengingatnya disaat itu aku hanya bisa berdoa “Tuhan jika ini jalanMU aku akan
mencoba nya lagi tetapi jangan biarkan aku untuk jatuh berulang ulang” di doa
pun aku juga mengucapkan selamat ulang tahun, berharap tuhan bakal menyampaikan
doa-doa itu kepada dia. Pagi hari aku mecoba chat dan berharap semoga ini
dibales . beberapa lama menunggu akhirnya dibales dan betapa senangnya perasaan
ku disitu,karna gak Cuma ngucapin happy birthday melainkan kita ngobrol banyak.
Aku tahu apa yang kulakukan ini salah karna ini sudah terlambat kemungkinan aku
bakal jatuh lebih dalam ke lubang yang sama lagi nanti.
Aku berharap aku gak bakal jatuh ke
lubang yang sama lagi nanti, karna sudah cukup menderita dimana mencintai
seseorang dan tidak pernah terbalas, aku tahu suatu saat nanti aku akan
berpisah sama aldo dimana kita udah gak satu sekolah lagi ,dan aku percaya
disitu aku bakal terjatuh dan susah untuk menerima kenyataan itu, dan mungkin
itu akan menunggu waktu saja. Waktu bakal ngejawab semua ini , ada saat dimana
nanti aku harus bener bener serius untuk melupakannya dan benar benar ngelepas
dia untuk pergi..
Sekarang selama libur adalah cara terbaik
untuk perlahan-lahan melupakannya aku tau aku gak bakal berhasil tapi gak ada
salahnya untuk mencoba ,tetapi melupakannya memang gak segampang itu ada banyak
godaan dan rintangan yang harus dilewati. Suatu saat aku melihat mereka jalan
berdua untuk merayakan anniversary mereka, seandainya bukan chika yang disana melainkan
aku,aku menangisi kebodohan ku itu ,aku ingin seperti chika menurutku dia
adalah orang yang beruntung bisa mendapatkan seseorang yang takut akan
kehilangan dia,peduli sama dia dan orang yang rela berkorban hanya untuk chika.
Aku sering berandai-andai jika aku berada di posisi chika aku gak akan pernah
untuk biarin dia pergi sejauh apapun walaupun kita beda sekolah,tapi khayalan
tetaplah sebuah khayalan,aku bukanlah Cinderella,snow white ataupun sleeping
beauty, Aku hanyalah manusia biasa yang harus menerima kenyataan dan bukan
menuggu pangeran ku datang melainkan akulah yang mencari dia, di dunia nyata
mereka terlalu malas untuk pergi, tidak seperti pangeran di dalam
dongeng-dongeng tersebut.
Tiba dimana hari kelulusan itu datang ,
seneng bangga dan sedih . akhirnya lulus 100% .aku senang juga karna aku bisa
mendapatkan NEM yang kuinginkan. Tapi
sedih mengingat tentang pelepasan
itu,aku takut bahwa ku susah untuk menerima kenyataan itu. Tetapi apapun yang
terjadi nanti, itulah hal yang terbaik buat ku.
Hari memang selalu berganti dengan cepat,
disinilah kita menikmati acara pelepasan itu tangis sedih dan bahagia menetes
begitu saja, sedih melihat bahwa kita akan berpisah satu sama lain, karna beda
sekolah dan aku akan memulai semuanya baru lagi di SMA nanti, disinilah aku
benar-benar sedih semua orang berfoto dan mungkin mereka juga mengincar foto
sama orang yang mereka suka, tetapi berbeda dengan ku malu,takut ,sedih
bercampur jadi satu. untuk mendapatkan foto bersamanya aja aku gak bisa ,apalagi
aku mau mendapatkan sesuatu yang lebih yaitu hatinya. Aku benar benar tidak
mendapatkan satupun foto bersamanya. satu hal yang perlu aku koreksi lagi aku
tahu Tuhan pasti udah ngerencanain apayang bakal terjadi saat ini, tapi kenapa
harus aku dari sekian banyak orang disini.
Setiap tetes air mata jatuh begitu saja
mengaliri pipi ku,semuannya telah berakhir. Masa-masa SMP sudah diakhiri,
begitu pun dengan cerita cinta ini, semuanya telah berakhir. walaupun sampai
saat ini aku belum bisa melupakannya karena begitu dalam lubang dihatiku yang
telah dibuatnya,dan perlu waktu yang cukup sampai aku bisa melupakannya, tapi
aku akan berusaha. Mungkin sekarang memang belum waktu nya bagi kita, tapi “suatu
saat nanti” bila kau dan aku ditakdirkan untuk bersama, aku percaya kita akan
bertemu lagi. tapi jika dia bukan jodohku, aku yakin Tuhan telah mempersiapkan
yang terbaik disana,. Tapi, salahkah aku bila ku masih berharap kepadamu?
Isabella
nirmala~